SECERCAH HARAPAN
Mengenalmu adalah suatu anugrah
Menyakitimu adalah sebuah larangan
Mendampingi hidupmu adalah suatu kebahagiaan
Meninggalkanmu adalah suatu kebodohan
Awal melihatmu adalah suatu harapan
Mengingat senyummu adalah mala petaka
yang akan membunuh hati ini untuk yang lain
waktu terus berjalan dan berlalu
tanpa terasa dan tanpa sengaja pikiran ini mulai ingin memikirkanmu
dalam setip hembusan napas
semua ini terjadi bukan rekayasa namun alami
beranikah jiwa ini menemani?
mampukah lidah ini berbagi?
dan wajarkah raga ini mendampingi
akankah sesuai situasi dan kondisi
mungkinkah semua ini bisa terealisasi menjadi sebuah kenyataan
dalam semangat ada keputus asaan melihat realita yang terjadi


0 komentar:
Posting Komentar